Ryzen 7 1700
PC

Welcome back, AMD. Say hello to Ryzen!

April 25, 2017

Kita semua pasti suka dengan comeback story. Kalau kalian penggemar sepakbola pasti nggak pernah lupa dengan final liga champion tahun 2005 di Istanbul dimana Liverpool berhasil membalikkan ketertinggalan dari 3-0, memaksa AC Milan untuk melakukan adu pinalti lalu akhirnya menjadi pihak yang mengangkat trophy malam itu.

Bagaimana dengan dunia hardware? Buat awam yang mau merakit PC, pertanyaan yang udah pasti ditanyakan adalah “eh, gw mau rakit PC nih, pakai prosesor AMD apa Intel ya?” dan berbagai jawaban biasanya muncul, mulai dari “pakai Intel aja, biar mahal tapi worth it”, atau “kalau mau gaming doang pilih AMD aja, lebih oke” atau jawaban yang lumayan bijak “pilih sesuai kebutuhan dan budget aja. Intel mahal tapi bagus, AMD murah tapi boros listrik dan cepet panas” 

Apa pun jawabannya, jelas posisi AMD tidak pernah berada di tempat yang bagus baik secara kualitas ataupun brand image, and Intel gets all the credit. Intel: mahal, bagus, irit daya. AMD: murah, boros listrik, panas. Dan jangan salah, itu semua benar. Pendeknya, AMD selalu di belakang Intel.

Dan di beberapa kurun waktu terakhir, sementara Intel terus melakukan terobosan-terobosan yang menyangkut aristektur prosesornya, AMD boleh dibilang hanya memoles prosesor yang sudah ada tanpa terobosan teknologi yang berarti, hanya untuk survive di industri ini. Praktisnya, saat orang mau build PC, ia akan dihadapkan pada pilihan mau pakai prosesor yang mahal tapi bagus, yaitu intel. Atau prosesor yang murah, tapi boros daya dan panas serta secara performa juga tidak terlalu bagus. Pendeknya, ada kompromi yang harus diterima pada saat memilih AMD.

Tapi balik lagi, bukan berarti prosesor AMD jelek, bahkan Ia sanggup menjadi solusi buat mereka yang ingin build PC gaming dengan budget terbatas. Inget bagaimana legendarisnya FX series, khususnya FX 6300 yang jadi pilihan sejuta umat buat mereka yang ingin memulai mencicipi mantapnya PC gaming. Secara price to performance, mantap banget. Tapi future proof? Jangan harap deh. FX series sejak diluncurkan tahun 2005 praktis nggak pernah ada update yang berarti. Hidup segan mati tak mau.

Secercah harapan muncul pada saat AMD mengumumkan bahwa akan ada prosesor baru dengan kode “Zen”. Ya, prosesor baru, dengan arsitektur baru dan socket yang baru yaitu AM4. Walaupun saat itu masih berupa wacana dan belum ada informasi yang detail tentang prosesor baru tersebut tapi paling tidak harapan baru untuk kembali merakit PC dengan prosesor AMD yang proper kembali muncul.

Februari 2017. Momen “comeback” untuk AMD akhirnya muncul. Kita bisa melihat lebih line up lebih detail tentang Ryzen, ya itulah nama official dari prosesor AMD terbaru tersebut. Ryzen 7 untuk kelas high end, Ryzen 5 untuk kelas menengah, dan Ryzen 3 untuk kelas price conscious consumers, alias #kereunited. Di hari peluncurannya, dengan memperkenalkan Ryzen 7, AMD sudah mengalahkan rekornya sendiri, dimana saat memperkenalkan Zen, AMD menargetkan kenaikan IPC atau instruction per clock sebesar 40% dibanding arsitektur sebelumnya. Dan ternyata target tersebut sedikit meleset dan mampu mencapai IPC yang lebih besar yaitu 52% dari aristektur sebelumnya.

Pada benchmark juga terlihat hasil yang mencengangkan dimana Ryzen 7 mampu mengalahkan prosesor intel di kelas entusias pada test score Cinebench. Perlu diingat juga bahwa harga dari prosesor kelas entusias dari Intel sekitar 3 kali lipat dari harga Ryzen 7.

Bagaimana dengan Ryzen 5? Bisa dilihat pada video ini, dimana gw meletakkan Ryzen 5 di skenario pribadi gw yaitu apakah Ryzen 5 bisa jadi pilihan untuk upgrade PC gw, dimana kebutuhan gw menyangkut skenario penggunaan PC adalah mostly gaming dan content creation. Kesimpulannya seperti apa? Bisa dilihat pada videonya.

Tapi yang benar-benar ditunggu oleh kalangan budget oriented alias #kereunited adalah kehadiran Ryzen 3 dimana dari segi harga akan sangat terjangkau buat mereka yang mau merakit PC low sampai mid end dengan kebutuhan gaming. Prediksi gw, apabila Ryzen 3 mampu memberikan performa layaknya i3 atau bahkan i5nya intel dengan harga Pentium, i think we gonna have a winner yang akan laris manis kayak kacang goreng. Anyway, we’ll see. One can only hope 🙂

Kesimpulan, tahun ini adalah momen dimana AMD comeback dan back in the track. Pada akhirnya, kita para PC builder, mempunyai pilihan prosesor yang sama baiknya antara AMD atau Intel tanpa harus ada kompromi pada saat memilih salah satunya. Saran gw, acuhkanlah para fanboy yang nggak akan ada habisnya berantem tentang pilihan mereka lah yang terbaik. Fanboy intel yang merasa terancam dan menyerang performa single core dan gamingnya Ryzen, atau fanboy AMD yang akhirnya mendapat angin untuk membangga-banggakan pilihannya. No! Acuhkan itu semua. Karena pada saat brand berkompetisi untuk menciptakan produk yang terbaik, pada akhirnya yang diuntungkan adalah kita para konsumen. Tinggal pilih mana yang sesuai dengan budget dan kebutuhan itu.

But, in the mean time. Gw cuma mau bilang “Welcome back, AMD!”

Only registered users can comment.

  1. Sekarang kita jd punya second choice utk build pc bang.
    Dengan adanya AMD Ryzen ini gue harap bisa memacu kreatifitas dan inovasi yg lebih lg dr Intel dan AMD buat slalu memberikan produk2 yg terbaik. Dan tentunya selalu dalam persaingan yg sehat.

    BTW artikelnya keren bang.
    Lanjutkan bang, ditunggu karya2 yg lainnya.

  2. Iya bener. Persaingan akan lebih memacu kreatifitas dan menghasilkan produk-produk yang lebih inovatif lagi.

    Thank you udah mampir dan komen.

  3. kalo menurut gua sih perbedaan performance sekitar 4-8% di 1080p gaming gaakan terlalu berasa bedanya sih (Ryzen 5 vs Core i5 Kabylake). kalo FPS rata rata kedua Kubu diatas 50 deh, perbedaan 4-8% sama sekali gaakan kerasa lah wkwkwk. ditambah sama Harga Mobo yang lebih murah dan fitur yang lebih Ok, bikin jadi pengen cepet cepet upgrade wkwkwk

    btw, asik juga webnya bang, interfacenya simple trus pembawaannya asik

  4. bro tira, gw mau rakit pc sendiri (soalnya di kota gw jauh dr kbanyakan toko yg nyediain jasa rakit dan dikota gw sndiri gk ada toko komputer yg bs rakit kyk yg gw mau soalnya gk ada yg ready stock komponennya, jd beli di tok*****a utk smua komponen) rencananya pake i5, GTX 1060, buat gaming, editing, (gw gk ngerti Overclocking baik itu ram ataupun Clock CPU) budget < 12 juta.
    bingung untuk milih komponennya + menghitung brpa watt PSU yang harus digunakan.
    – Processor : Intel Core i5 (seri yang mana?)
    – VGA : Nvidia Geforce GTX 1060 (rekomnya yg mana berdasarkan budget?)
    – Motherboard : bingung dengan berbagai macam MB yg ada, dengan kelebihan masing2.
    klo bsa sih dapet rincian komponennya dari sini, hehe.
    thank's.

  5. Specs:
    Processor ► AMD Ryzen 5 1500x
    Motherboard ► MSI B350M Gaming Pro
    RAM ► Team T-Force Vulcan RED 4GB – 4GB (8GB)
    GPU ► MSI Geforce GTX 1060 3GB DDR5 3GT OC
    PSU ► Cougar Gaming VTE 500W 80+ Bronze
    Case ► VenomRX Squadron
    SSD ► Avexir E100 128GB SSD
    HDD ► WD Blue 1TB

    mau rakit kyk gini gimana kira bro tira?

  6. Bang saya mau rakit pc buat gaming dan editing,
    Apakah spesifikasi yg akan saya pakai berikut dapat bermanfaat atau maksimal performanya,
    Berikut, spek plan saya.
    Rakit Baru
    19 November 2017

    + AMD Ryzen 3 1200 3.1Ghz Up To 3.4Ghz Cache 8MB 65W AM4 [Box] – 4 Core – YD1200BBAEBOX – With AMD Wraith Stealth 65W Cooler
    + ASRock A320M-HDV (AM4, AMD Promontory A320, DDR4, SATA3)
    + OCPC BLADE DDR4 PC19200 2400Mhz 8GB (1x8GB)
    + Sapphire RX 550 2GB DDR5
    + Seagate 1TB SATA3 – BarraCuda Series
    + Deepcool 400W – DE530 85+
    + VenomRX Arsenal Gaming

    Jika ada yang kurang, mohon berikan kritik dan sarannya dan tentunya yang positif ya

    Thanks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *