PC

10 software wajib untuk PC baru. Gratis lagi!

August 30, 2017

Berhasil merakit PC, jelas merupakan prestasi dan kebanggaan tersendiri (belum bisa merakit PC sendiri? lihat artikel ini) Setelah dirakit, PC yang merupakan komponen hardware memerlukan software untuk menjalankan fungsinya. Yang paling penting tentu saja sistem operasi apakah itu Windows atau Linux. Tutorial cara menginstall Windows dengan menggunakan diska lepas dapat dilihat di video ini. Selesai menginstall sistem operasi, selanjutnya adalah menginstall driver yang berfungsi sebagai “alat komunikasi” antar komponen PC. Berikutnya, saatnya menginstal software-software untuk menjalankan fungsi basic dan juga spesifik dari sebuah PC. Nah, apa aja sih 10 software wajib untuk PC baru yang harus langsung kalian install? Yuk kita lihat!

1. Browser: Chrome

Chrome browser
Chrome browser merupakan salah satu software wajib untuk PC baru

Di era internet kayak sekarang, kayaknya nggak mungkin sebuah PC bisa hidup tanpa browser. Browser merupakan sumber mencari informasi dan tempat bersosialisasi. Beberapa pilihan browser yang cukup mumpuni antara lain: Google chrome, Mozilla firefox, Opera dan Microsoft Edge (iya bener, yang dulu namanya internet explorer yang selalu kita hina dina tapi berjasa buat download browser yang kita inginkan)

Chrome, Firefox, dan Opera udah cukup banget buat jadi salah satu pilihan software wajib untuk PC baru. Performa yang cepat, user interface yang friendly dan dukungan apps dan extention. Bahkan Microsoft Edge yang merupakan rebranding dari Internet Explorer pun sekarang udah mulai dilirik sebagai alternatif browser pilihan untuk mereka yang menginginkan browser yang cepat tanpa perlu fitur yang macam-macam.

Buat gw sendiri, kenapa memilih Chrome sebagai browser utama, selain dari kelebihan yang disebutkan di atas, lebih ke integrasinya dengan fitur dan apps google yang lain seperti gmail, drive dan lain-lain.

2. Office: Google Docs, Sheets, Slides

Google Docs
Google docs, sheets dan slides. Alternatif dari Microsoft Office dengan fitur kolaborasi.

Sekitar 10 hingga 15 tahun lalu mungkin salah satu software wajib untuk PC baru diantaranya adalah Microsoft Office karena fungsi utama PC yang paling penting yaitu mengerjakan tugas-tugas kantor, apakah itu membuat dokumen surat menyurat, kalkulasi menggunakan spreadsheet atau menyiapkan materi presentasi. Sekarang? Kayaknya nggak masuk akal membayar sekitar 4 jutaan untuk membeli paket lengkap Microsoft Office kalau ada alternatif lain yang gratis (bukan pakai Office bajakan yaa) dan fitur yang lebih menarik. Setidaknya ada dua software yang bisa jadi pilihan selain dari Microsoft Office untuk kebutuhan pengerjaan dokumentasi. Pertama, LibreOffice. Yang kedua, Google Docs. Beralih dari Microsoft Office ke dua software tersebut pun dijamin tidak akan kesulitan karena dari segi user interface hampir mirip dengan Microsoft Office.

Alasan gw kenapa memilih Google Docs dibanding LibreOffice lebih ke fitur dan kemampuan untuk melakukan kolaborasi dengan pihak lain terhadap dokumen yang kita buat. Cocok banget buat kerja kelompok secara remote tanpa semuanya harus ada di satu tempat. Salah satu kekurangan Google Docs antara lain harus terkoneksi dengan internet untuk melakukan kolaborasi secara langsung. Tapi ya, hari gini kayaknya nggak mungkin deh kesulitan mendapatkan akses internet secara smartphone aja pasti ada koneksi internet.

3. Musik streaming: Spotify

Spotify library
Kerja tanpa denger musik mana enak.

Kayaknya kerja kurang asik tanpa dengerin musik. Anak era 90an pasti nggak asing lagi dengan musik player paling legendaris di PC yaitu Winamp. Zaman dulu koleksi musik didapat antara lain copy dari temen, beli vcd mp3 lalu copy ke hardisk atau download dari software peer to peer kayak Napster, Limewire atau bearshare. Ilegal? Tentu aja! Sekarang, seiring dengan munculnya teknologi yang bernama streaming, semua kerepotan itu udah nggak perlu lagi kita lakukan. Cukup install music streaming software seperti Spotify, Apple music atau Soundcloud.

Kenapa gw memilih Spotify karena koleksi lagunya lumayan lengkap untuk standar musik gw. Ada yang free, tapi kalau mau langganan yang premium pun harganya nggak terlalu mahal, cuma Rp 50.000 sebulan udah bebas dengerin lagu tanpa iklan dan juga dapet fitur-fitur premium lainnya.

4. Media Player: VLC

VLC player
Software untuk memutar media di local file tetap diperlukan walaupun udah ada youtube

Walaupun youtube kemungkinan besar udah menggantikan fungsi dari media player khususnya video. Kayaknya kita masih perlu satu software yang khusus untuk memutar file video yang disimpan secara lokal pada hard disk. Apakah itu file film, tv series atau video yang kita shoot sendiri melalui smartphone atau kamera dslr/mirrorless. VLC player udah menjadi andalan karena kemampuannya membaca hampir segala jenis file video. Nggak perlu lagi mikirin install codec agar bisa memutar file video yang kita mau mulai dari 3GP, Mov sampai Mp4. Alternatif lainnya: Windows Media Player Classic

5. Extract & Compress: 7Zip

7Zip logo
Alternatif selain Winzip dan Winrar yang sudah lebih dulu terkenal

Software untuk mengekstrak dan mengompress file juga merupakan salah satu software wajib untuk PC baru. Karena file-file penting seperti driver biasanya terdownload dalam bentuk Zip file dan untuk mengkesktraknya memerlukan software tersendiri. Kabar gembira bagi pengguna Windows 10, mereka tidak memerlukan lagi software seperti ini karena Windows 10 telah menyertakannya dalam operating system. TInggal klik kanan lalu klik “extract all” Tapi, gw sendiri merekomendasikan 7zip karena filenya yang kecil dan kemampuan kompresinya yang lebih baik dibanding Winzip, Winrar dan software kompresi native bawaan Windows 10.

6. Image editing: GIMP

GIMP
Software wajib untuk PC baru, alternatif dari adobe photoshop

Kalau denger kalimat iamge editing untuk PC udah pasti yang langsung kebayang adalah adobe photoshop. Dan nggak ada yang meragukan juga kemampuan adobe photoshop untuk menjadi pilihan pertama software wajib untuk PC baru khusus untuk iamge editing. Tapi kalau kalian bukan profesional dan hanya menggunakan image editing untuk kebutuhan seperti: simple image editing, resize, crop, nambahin text dan lain-lain, kayaknya adobe photoshop terlalu canggih buat kalian ditambah harus membayar sekitar Rp 130 ribuan per bulan untuk langganan Adobe Photoshop CC & Lightroom. Pilihan lain yang gratis dengan fitur yang cukup lengkap untuk kebutuhan dasar image editing adalah GIMP. Fitur-fitur standar yang ada di photoshop terdapat juga pada GIMP. Layers, brush, auto correction tool sampai plugin. Alternatif software lainnya: paint.NET dan photoscape.

7. Antivirus: Avast

Avast logo
Salah satu anti virus gratis yang bisa diandalkan

Personally, gw nggak terlalu repot memilih anti virus apalagi sampai beli yang berbayar dan harganya mahal. Buat gw cara menghindari virus itu utamanya adalah berhati-hati. Tidak download sembarangan, jangan membuka link yang mencurigakan, hati-hati mencolokkan diska lepas. Terbukti selama gw punya PC, nggak pernah sekalipun punya masalah dengan virus. Tapi bukan berarti gw nggak pakai antivirus juga. Buat gw, antivirus itu semacam software untuk “peace of mind” just in case setelah gw berhati-hati, tetap kebobolan juga. Oleh karena itu, opsi antivirus yang gratis jadi satu-satunya pilihan gw. Sedangkan kenapa gw pilih Avast sebenernya nggak ada alasan khusus, buat gw yang penting softwarenya ringan dan nggak memberatkan kinerja PC, nggak mengganggu saat bekerja (nggak sebentar-sebentar scanning, which is annoying). Most of the time, avast bekerja di background, nggak bawel dan kalian tahu kalau PC kalian sedang terlindungi. Alternatif lainnya: Bitdefender dan Microsoft Security Essentials

8. Screen capture: Lightshot

lightshot
Capture and share

Ini salah satu software yang wajib ada di PC gw dan sering banget gw pakai. Kalau zaman dulu mau screenshot harus pencet tombol print screen lalu copy paste ke Microsoft Paint, sekarang dengan Lightshot tugas tersebut menjadi lebih mudah. Kalau ada informasi di layar yang mau dicapture dan save, tinggal klik icon Lighsthot
di system tray, pilih besar area yang mau disave, lalu terdapat juga pilihan untuk mengedit langsung di area tersebut, mau corat-coret, menambahkan teks, anak panah dan lain-lain, semuanya tersedia di user interface lightshot. Setelah selesai mengedit, ada juga opsi untuk menyimpan, share screenshot melalui link atau langsung print.

9. Cloud Storage: Dropbox

dropbox salah satu software wajib untuk PC baru
Untuk penyimpanan yang bisa diakses dari mana pun

Seiring dengan perkembangan teknologi dan mendorong kita untuk semakin mobile kayaknya punya file di local hard drive berasa useless banget karena nggak bisa diakses dari luar sistem. Di sinilah peran cloud storage hadir. Kalian bisa simpen file dan bisa akses di mana pun selama ada internet. Salah satu software/service yang gw pakai adalah Dropbox. Gratis dengan maksimal penyimpanan sebesar 2GB, bisa diakses lintas device dan sistem operasi mulai dari Windows, Mac, sampai Linux. Mulai dari desktop sampai mobile. Dan fitur paling berguna buat gw adalah kemampuan sync antar device. Upload file darimana pun, bisa dibuka di semua device yang terkoneksi dengan akun tersebut. Alternatif lainnya: Google Drive.

10. Game: Steam

Steam library
Nggak perlu dijelasin lagi kalau ini. A MUST HAVE!

Software ini khusus untuk gamer. Kayaknya kalau kalian gamer, nggak mungkin software ini absen dari daftar software wajib untuk PC baru. Udah nggak zaman main game bajakan yang kalau beli harganya malah lebih mahal dari game asli yang dibeli di Steam. Apalagi kalau lagi ada Steam Sale, jangan heran kalau game-game bagus bisa dibanderol di bawah Rp 50.000. Koleksi game yang lengkap, komunitas yang aktif serta value for money yang tinggi membuat Steam sudah pasti jadi software yang harus banget diinstall buat PC para gamer. Alternatif lain: Origin.

Nah begitu kira-kira daftar software wajib untuk PC baru. Bagaimana menurut kalian, ada software lain yang bisa ditambahkan ke daftar di atas? Silahkan tulis di kolom komentar. Terima kasih udah baca, sampai jumpa di artikel berikutnya.

Only registered users can comment.

  1. apakah kemampuan windows defender masih diragukan sehingga perlu menginstall antivirus? semenjak pakai windows 10 (november 2015), aku sendiri sudah gak install antivirus, soalnya juga sampe sekarang rasanya belum pernah kena virus

  2. #FYI Sebenarnya Windows 8, 8.1, dan 10 sudah dibekali oleh teknologi terbaru, sehingga tidak diharuskan mendownload Avast dan LightShot.

    Untuk security, Windows 8/8.1/10 telah dibekali Windows Defender yang sudah satu paket dengan software Windows itu sendiri.

    Dari website Microsoft resmi, Microsoft Security Essentials sudah tidak mendukung Windows 8/8.1/10

    Lalu untuk screenshot PC di Windows 8/8.1/10, cukup menekan tombol keyboard Windows + PrintScreen. Hasil screenshot tersedia di folder Pictures > Screenshots.

  3. oiya bang tira dari tangan belang gue mau nanya..
    setelah rakit pc kan wajib install driver.. nah bisa ngga kalo make driverpack ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *